Core Web Vitals membentuk performa situs web daring. Performa situs web telah menjadi faktor penentu kesuksesan daring, dan Core Web Vitals Google kini menjadi pusat penilaian dan pengalaman pengguna terhadap situs. Meskipun WordPress terus mendominasi sebagai sistem manajemen konten terpopuler di dunia, riset terbaru menunjukkan bahwa platform ini masih kurang unggul dibandingkan platform lain dalam hal metrik penting ini. Dari kecepatan halaman hingga stabilitas visual, opsi CMS pesaing seperti Webflow, Wix, dan Shopify semakin unggul dengan fitur-fitur yang berfokus pada performa yang terintegrasi langsung ke dalam kerangka kerja mereka.
Laporan terbaru dari HTTPArchive, yang diperbarui pada 11 September 2025, memeringkat enam sistem manajemen konten (CMS) utama berdasarkan metrik Google ini. Metrik ini mengukur kecepatan, stabilitas, dan responsivitas. WordPress tertinggal, sementara Duda memimpin dengan skor tertinggi. Semua platform menunjukkan peningkatan sejak Juni, tetapi kesenjangannya masih lebar.
Core Web Vitals Mengungkapkan Peringkat Kinerja Pemimpin

Laporan Teknologi Core Web Vitals menyoroti CMS dengan performa terbaik. Data berasal dari Laporan UX Chrome dan HTTPArchive. Berikut rinciannya:
- Skor CWV Juli:
- #1 Duda: 84.96%
- #2 Wix: 73.37%
- #3 Squarespace: 68.93%
- #4 Drupal: 60.54%
- #5 Joomla: 54.78%
- #6 WordPress: 44.34%
- Keuntungan dari Bulan ke Bulan (Juni hingga Juli):
- #1 Joomla: +3.23%
- #2 Wix: +2.61%
- #3 Drupal: +1.47%
- #4 Duda: +1.33%
- #5 Squarespace: +1.27%
- #6 WordPress: +0.90%
Baca Juga: 10 Pakar Pemasaran Digital SEO Teratas di India
Apa yang Harus Disimpulkan?
Duda memuncaki daftar dengan 84.96% situs yang lolos Core Web Vitals. Joomla menunjukkan peningkatan terbesar, tetapi tetap berada di peringkat kelima. WordPress, meskipun sedikit meningkat, tetap berada di peringkat terakhir. Wix dan Squarespace juga berkinerja baik, tetapi tertinggal dari Duda.
Mengapa ini penting? Situs web yang cepat dan lancar membuat pengguna tetap terlibat. Situs yang lambat, seperti yang ada di WordPress, berisiko memiliki rasio pentalan yang lebih tinggi. WordPress menghadapi utang teknis dari akarnya di dunia blog. Kode lama ini memperlambat pembaruan dan inovasi. WordCamp EU 2025 mencatat kelelahan kontributor yang memperburuk masalah ini.
Beberapa orang berpendapat bahwa pilihan CMS memengaruhi peringkat SEO. WordPress memiliki peringkat yang baik meskipun skor CWV-nya rendah. Platform swasta seperti Duda dan Wix berfokus pada SEO dan kecepatan. Namun, kinerja memengaruhi pengalaman pengguna dan konversi. Laporan tersebut menunjukkan WordPress perlu meningkatkan performanya untuk mengejar Core Web Vitals.
Berita Lainnya Untuk Dibaca: URL Kanonik Meningkatkan SEO dengan Mengatasi Konten Duplikat