AI dalam SEO mendorong perubahan besar, menurut sembilan pemimpin industri. Dalam diskusi meja bundar di Miami pada 13 September 2025, para ahli membahas bagaimana kecerdasan buatan mentransformasi optimasi pencarian. Para SEO harus beradaptasi dengan cepat atau berisiko tertinggal. Diskusi yang dipandu oleh Danny Goodwin ini menyoroti peran, tantangan, dan peluang baru. AI dalam SEO mendorong para profesional untuk memikirkan kembali strategi dan merangkul keterampilan lintas fungsi.
AI dalam SEO Menuntut Peran dan Fleksibilitas yang Lebih Luas

Para ahli sepakat bahwa AI dalam SEO memperluas peran tradisional. SEO harus menjadi "pemimpin visibilitas AI," kata Leigh McKenzie. Pendekatan yang terisolasi gagal di era ini. Jennifer Cornwell dari Tinuiti menekankan integrasi SEO dengan strategi merek. Matthew Kay menambahkan, "Berkembanglah menjadi pemasar yang lengkap atau menjadi tidak relevan." Mike King dari iPullRank mencatat bahwa perusahaan telah berinvestasi besar-besaran dalam SEO berbasis AI.
Tantangan utama meliputi:
- Masalah AtribusiNick Eubanks dari Semrush mengatakan pelacakan dampak kini lebih sulit dari sebelumnya. Saluran di luar situs seperti PR mempersulit kontrol.
- Tidak Ada Konsol Pencarian AI: Devesh Khanal dari Grow and Convert menyoroti kurangnya data tentang interaksi pengguna AI, yang membuat para SEO “tidak memiliki pemahaman yang jelas.”
- Fokus Konsumen: Gaetano DiNardi dari Marketing Advice mendesak fokus pada pengguna nyata, dan mencatat wanita menggunakan alat AI seperti ChatGPT sebanyak pria.
Baca Juga: 16 Jaringan Afiliasi Nutra Terbaik: Cara Menghasilkan Uang Secara Online
Ryan Jones dari SERPrecon menyarankan fleksibilitas: "Belum ada alat yang mampu memecahkan masalah ini. Berkembanglah bersama, jangan panik." Matthew Melinger dari SEO Gets menyarankan SEO bertindak sebagai "terapis pemasaran" untuk meredakan kekhawatiran para eksekutif. AI dalam SEO mempercepat pergeseran menuju rekayasa relevansi dan pemasaran yang lebih luas.
| Nama Ahli | Wawasan Utama |
|---|---|
| Mike raja | Perusahaan menerapkan AI dalam SEO; komunitas tertinggal. |
| Leigh McKenzie | SEO harus menjadi pemimpin visibilitas AI. |
| Jennifer Cornwell | Hancurkan silo untuk strategi SEO merek yang terintegrasi. |
| Matthew Kay | Berkembang menjadi pemasar penuh agar tetap relevan. |
| Devesh Khanal | Kurangnya konsol pencarian AI menciptakan kesenjangan data. |
| Ryan Jones | Tetaplah fleksibel; tidak ada seorang pun yang memiliki semua jawaban. |
| Nick Eubanks | Atribusi paling sulit dilakukan untuk pencarian organik. |
| Matius Melinger | SEO harus meredakan kecemasan eksekutif dalam peralihan ke AI. |
| Gaetano Di Nardi | Jangan abaikan perilaku konsumen dalam gembar-gembor AI. |
AI dalam SEO mengubah industri. Pemimpin yang beradaptasi akan berkembang pesat. Tetap terdepan dengan memanfaatkan alat dan strategi baru sekarang juga.
Berita Lainnya Untuk Dibaca: Pembaruan AI Google: Chrome Menjadi Lebih Cerdas
Visibilitas AI: Para Ahli Memperingatkan SEO Menghadapi Perubahan yang Menentukan di Tahun 2025