Pengujian Google Penelusuran memicu antusiasme dengan membatasi opsi untuk menampilkan 100 hasil penelusuran dalam satu halaman. Penggunaan parameter "&num=100" di URL penelusuran kini hanya berfungsi sesekali, menunjukkan bahwa Google sedang mengeksplorasi cara baru untuk menampilkan hasil penelusuran. Hal ini dapat menandakan perubahan dalam cara Google menangani paginasi hasil, sebuah alat yang telah lama penting bagi para peneliti, pemasar, dan analis data. Para ahli yakin perubahan ini mungkin merupakan bagian dari strategi Google untuk menyederhanakan pengalaman pengguna, mengurangi beban server, atau mempromosikan penelusuran yang lebih terfokus.
Hasil yang Tidak Konsisten Menandakan Pengujian Penelusuran Google yang Sedang Berlangsung

The Tes Google Penelusuran Bermula ketika SEOwner di X menemukan parameter "&num=100" gagal menampilkan 100 hasil di satu halaman. Pengujian mengonfirmasi bahwa masalah ini terjadi secara sporadis, dengan hasil yang berhasil sekitar separuhnya. Beberapa pengguna mengalami kegagalan saat masuk ke Google, yang lain saat keluar, dan beberapa pengguna mengalaminya pada kedua kasus tersebut.
Baca Juga: Ulasan ZeroGPT – Alat Terbaik untuk Mendeteksi Konten Buatan AI
Misalnya, parameter tersebut berfungsi saat keluar, tetapi sering kali gagal saat masuk. Ketidakkonsistenan ini menunjukkan bahwa Google sedang aktif menguji perubahan pada tampilan hasil pencariannya. Video berdampingan yang dibagikan di X menunjukkan satu peramban dengan parameter yang berfungsi, sementara peramban lain gagal. Tes Google Penelusuran Hal ini juga dapat mengganggu alat pelacak peringkat, yang memengaruhi para profesional SEO. Google belum menanggapi permintaan pernyataan, dan fitur tersebut telah berhenti berfungsi sepenuhnya untuk beberapa alat pelacak, sehingga sebagian besar pelacak mengalami kerusakan.
Cara Memeriksa Parameter 100 Hasil?
- Buka Google Penelusuran: Buka google.com di peramban Anda.
- Lakukan Pencarian: Masukkan pertanyaan apa pun di bilah pencarian.
- Ubah URL-nya: Tambahkan “&num=100” di akhir URL pencarian (misalnya, google.com/search?q=test&num=100).
- Periksa Hasil: Lihat apakah 100 hasil dimuat pada satu halaman atau kembali ke default 10.
- Tes Masuk/Keluar: Coba parameter saat masuk ke Google dan keluar untuk membandingkan.
The Tes Google Penelusuran telah memicu diskusi di X, dengan para pakar SEO dan pengguna memperdebatkan dampaknya terhadap efisiensi pencarian dan alat pelacakan. Seiring Google terus menyempurnakan platformnya, pengujian ini dapat membentuk kembali cara pengguna dan profesional berinteraksi dengan hasil pencarian. Nantikan informasi terbaru seiring perkembangan rencana Google.
Berita Lainnya Untuk Dibaca: Core Web Vitals: WordPress Tertinggal dari Platform CMS Teratas
URL Kanonik Meningkatkan SEO dengan Mengatasi Konten Duplikat